Laman

14 Juni 2010

Phantasm

Tandinya ke gramed di Artha gading mau beli White Paper Ark vol. 7 tapi ternyata belom ada. Ya sudah aku beralih ke komik lain untuk sementara (bahasanya.....) Trus aku liat di rak buku komik cover putih dengan gambar cewek didepannya judulnya 'Phantasm' karena menurutku bakal keren langsung ku ambil aja deh..
komik ini ciptaan dari Amagakure Gido, ga berseri kok. Ceritanya tentang anak perempuan yg berusia 14 tahun bernama Akari Kitasato dia tinggal bersama kakeknya, tp karena kakeknya baru saja meninggal akhirnya ia tinggal bersama kakak laki-lakinya. Akari dapat melihat pikiran jahat manusia berupa monster hitam yg mengerikan. Akari takut melihat cermin, dia tidak pernah melihat cermin. Setelah sekolah selesai akari pulang bersama teman2nya. Saat di jalan ia melihat pikiran jahat manusia berupa monster yg amat besar. hanya dia yg bisa melihat, teman2nya tidak tahu kalau ada makhluk itu,dan teman2nya akari tdk tahu kalau akari bisa melihat yg seperti itu. Akari pura2 tidak melihat orang itu. agar ia tidak terlibat, tapi sangking takutnya ia langsung menarik temannya dan berlari menjauhi monster itu. Akari menengok ke belakang untuk melihat apa yg terjadi dengan orang itu. Tapi yg di lihatnya ada laki2 berjubah hitam sedang berdiri di depang orang yg seperti monster itu. orang itu sudah tidak berdaya dan terkapar di lantai.

Beberapa hari kemudian, Akari melihat lelaki berjubah hitam itu lagi dan menyangka bahwa dia adalah pembunuh orang yg terkapar di jalanan waktu itu. dia melihat lelaki itu memasuki sebuah gedung dan menaiki sebuah lift. Akari mengikuti dari belakang. tp Ada seorang laki2 yg di penuhi enrgi negativ mendekati akari. karena ketakutan, dia langsung membalik kan badan dan berjalan cepat. laki2 itu bingung dan mengikuti Akari dgn langkah cepat juga. Akari tambah ketakutan akhirnya ia berlari menuju suatu ruangan dan menutup pintu ruangan itu. Laki2 tersebut menggedor2 pintu tersebut. Setelah menutup pintu akari membalikkan badan, Ia terkejut di belakangnya ada laki2 berjubah hitam waktu itu. ia langsung berteriak2 'pembunuh'
laki2 itu memperkenalkan dirinya, bahwa namanya adalah karasu. Dia mengaku tidak membunuh orang yg waktu itu. Karasu adalah pemakan energi negatif atau pikiran jahat pada manusia. Karasu memutuskan untuk memakan akari juga. Tapi akari membuat perjanjian, jika ia kalah dari pikiran jahatnya, karasu di perbolehkan memakan tubuhnya.

Tiba2 di sekolah di umumkan akan ada ulangan harian susulan akari dan salah satu temanya panik karena mereka belum belajar. Tapi temannya yg lain bernama Sayo-chan santai mendengar berita tersebut. Sayo-chan pamit ke toilet sambil membawa kantung kecil.Akari bisa melihat pikiran jahat sayo-chan. Tapi akari tidak berani untuk menegurnya. Pada saat ulangan telah selesai dan ulangan di kembalikan pada murid masing2, nilai akari 68 tapi nilai SAyo-chan sangat bagus. Akari tahu kalau Sayo-chan berbuat curang. Tapi dia pura2 tdak tahu dan minta Sayo-chan mengajarinya. Sampai di rumah Akari hanya duduk melamun memikirkan bagaimana caranya menyadarkan Sayo-chan. Tiba2 datang lah Kasaru dan ia berkata ingin menghisap Sayo-chan. Akari tidak setuju dengan kata2 karasu dan berusaha berpikir sendiri. Keesokannya di sekolah, penghapus Sayo-chan jatuh dan Akari mengambilnya. dia ragu2 ingin membuka bungkus penghapus itu atau tidak. Tiba2 Sayo-chan mengeluarkan energi negativ yg dahsyat. Tapi dari belakang SAyo-chan muncul Karasu dan ia langsung memakan energi negatif sayo-chan. Dalam sekejap tubuh sayo-chan langsung lemas. Akari membawa Sayo-chan ke UKS. Saat pikiran sayo-chan sudah tenang, Akari bermaksud memberi kan penghapus milik sayo-chan. Tetapi saat melihat penghapus miliknya yg ada contekan didalamnya di pegang Akari Energi negatif nya keluar lagi dan Akari langsung kaget. Sayo-chan mengira akari sudah mencuri penghapusnya. Akari berusaha menjelaskan. Sayo-chan pun tenang. Akari menjelaskan bahwa mencontek itu tidak boleh, dan dia sudah tau apa yg sayo-chan lakukan dari dulu tp tidak bisa bilang ke sayo-chan sendiri. SAyo-chan menangis dan mengaku bersalah. Sejak saat itu Akari dan Sayo-chan jarang berbicara.

Akari pun diperkenalkan kepada Atasan kakaknya yg bernama kazuma. kazuma penasaran seperti apa wujud monster itu, dan akhirnya ia menyakan hal tersebut ke Akari. Dan kazuma memutarkan video2 kekerasan untuk mengetahui, apakah pikiran jahat juga bisa di lihat dari dalam tv. Tapi setela akari melihat video nya tdk ada pikiran jahat yg bisa di lihatnya. Tetapi video terakhir membuat akari ketakutan, walaupun dia tdk bisa melihat pikiran jahat itu. Video itu tentang ibu yg ingin memukul anaknya, tetapi belum sempat dipukul anak itu sudah menangis. Kejadian itu mirip dengan kejadian akari waktu masih kecil. ibunya pernah ingin memukulnya tpi belum sempat di pukul ia sudah menangis. ibunya tidak jadi memukulnya. Semenjak itu akari takut bila melihat ibunya, seakan2 tahu isi hati ibunya yg sesunguhnya. Akari pun pulang bersama kakaknya.

Beberapa hari kemudian kazuma mengajak akari menemui kakek buyutnya kazuma. Setelah sampai di tempat kakek buyutnya. kakek buyut kazuma meminta agar kazuma meninggalkan mereka berdua. Akari kaget karena tepat di hadapan ia duduk yaitu di luar jendela terlihat karasu beridiri melihat kakek buyut kazuma. Akari terlihat pucat dan menundukkan wajahnya. Kakek buyut itu tidak bisa melihat karasu tp dia tahu kalau karasu ada disitu. dan menjelaskan bahwa karasu tdk akan mendekat lebih dari jaraknya berdiri. karen karasu takut kepada kakeknya kazuma. kakek buyut itu menceritakan tentang masa lalu karasu. Setelah selesai bercerita, ia meminta menjaga kantung yg ia kalungi di lehernya saat dia meninggal nanti. kantung itu berisi tulang milik yuki, kakak dari kakek buyut itu. dan istri nya karasu. Tapi mereka meninggal karena gempa yg dahsyat. Karasu tidak diperbolehkan bertemu yuki saat meninggal nanti. makanya dia terus memakan pikiran negatif manusia agar bisa bergerak dan menemui yuki. mendengar hal itu Akari tidak bisa untuk tidak memberi kan tulang itu kepada karasu. Kakek buyut itu meminta tolong kepada Akari. Sampai akhirnya ia meninggal. Akari kaget, dan langsung memanggil kazuma. Tapi tiba2 karasu masuk melewati jendela dengan wujud seperti monster.Ia memaksa Akari untuk memberikan tulang tersebut. Tapi Akari tidak mau. Dia meminta karasu agar tidak bersikap jahat seperti itu. dan Tiba2 kakak Akari masuk dan menyelamatkan Akari. Karasu pun menghilag. Kantung itu tetap di jaga oleh Akari. dia masih bisa melihat bayangan pikiran jahat manusia walaupun hanya samar2

Tidak ada komentar:

Entri Populer